Mereka…

Standard

Sakit, tapi mereka tak pernah menjerit

Berupaya membahagiakan buah hatinya

Kasih sayangnya begitu erat mengikat

Dan, langkah mereka tiada mampu diukur

 Kala ku belum terlahir,

cinta mereka sudah jelas mengalir

Kala ku menyapa dunia,

harapan mereka menggunung

Perasaannya tiada mampu diukir

Laksana akar, perjuangannya pun terus menghujam tanpa akhir

Mereka…,

Memapah dan tak pernah terhambat lelah

Peluh yang membasahi sekujur tubuh,

nyata dalam potret kejamnya dunia

Bahkan, tak sanggup kuceritakan kisah mereka yang begitu menyiksa

Mereka…,

Untukku berani menggadai nyawa

Menantang kepapaan

Dan tetap tegak dalam liku kegelisahan

Ibu,

Engkau wanita yang begitu nyata dalam hidupku

Penat dan pedih enyah karena senyummu

Dekapan tulus menjadi kekuatanku

Ayah,

Engkau lelaki tangguh dengan peran paripurna

Menjadi contoh nahkoda tangguh dalam hidupku

Senyum bangga dan haru bahagia,

kuhaturkan untukmu, Ibu.

Kepalan semangat akan ku ukir dalam setiap langkah

Bukti baktiku padamu, Ayah.

Ciamis, Mei 2012

*Ditulis oleh adik tercinta, Angga Prestia yang sedang menempuh pendidikan di SMKN 2 CIAMIS, XI-TKBB (Teknik Kontruksi Batu Beton)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s