Empat Tahun Bersama

Standard

Berkali-kali mencoba menggoreskan pena, berusaha melukiskan memori itu dengan untaian kata.  Bermaksud  menjadikannya ungkapan asa dan rasa. Namun kerap jemari ini gemetar dan terhenti karena bulir air mata haru dan bahagia. Jelas! Tak bisa ku ungkapkan semua yang kau berikan. Pasti! Tak bisa ku sebut satu per satu  kesabaranmu menjadi salah satu guru kehidupanku. Empat tahun bersama, tak  menjadikan kita pantas berbagi cerita. Sungguh jengkal masa yang akan kita lalui ke depan tetap menjadi pembelajaran tak henti. Mengurai diri sampai pada masa semua memori itu terhenti dan kembali pada pemilik sejati, Rabbul Izzati.

Kamis, 27 Desember 2007

Dalam sebuah doa kubalut semua…,

“Ya Rabb, kami adalah hamba-Mu yang lemah. Kami, makhluk-Mu yang terbatas hanya memohon dan berharap pada-Mu. Sungguh tak bisa kami menghitung semua nikmat yang Engkau limpahkan. Dalam sujud, kami pinta. Ijinkan kami menjadi keluarga yang mampu mengundang ridlo-Mu dalam setiap desah napas dan gerak langkah.  Bimbinglah kami untuk menjadi keluarga yang manfaat, dan persatukanlah kami dalam Jannah-Mu. Aamiin”

Jejak yang kita ukir memang tak lantas membuat masing-masing diri pantas berbangga.  Tamparan keras, cambukan kuat, dan senyuman syahdu tak enggan menjadi warna rupawan dalam ukiran. Ada untaian kata dari mereka yang membekali kita. Nasihat yang tak pernah pergi. Bahkan semakin nyata menjadi bagian yang berbinar membingkai jejak kita.

Selalu kita ingat pesan ibu dan bapak bahwasanya pernikahan itu adalah sesuatu yang dianggap mudah oleh sebagian orang.  Namun nyatanya, hanya iman dan ilmu yang mampu membuat kita menjalaninya dengan baik dan benar.

Gyeongsan, 27 Desember 2011

*repost..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s